Jakarta Timur, 16 Oktober 2025 — Sekolah Tinggi Teologi IKSM Santosa Asih kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Praktik Kerja Nyata (PKN) dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertemakan “Peduli Lingkungan Bersih sebagai Implementansi Ekoteologi”. Kegiatan ini berlangsung di wilayah RT 05 RW 03, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, yang berlokasi di sekitar lingkungan kampus.
PKN kali ini melibatkan seluruh sivitas akademika, termasuk dosen dan mahasiswa lintas angkatan, yang dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja. Setiap kelompok bertanggung jawab atas area dan tugas spesifik, seperti edukasi lingkungan, pembersihan fasilitas umum, pengelolaan sampah, serta sosialisasi nilai-nilai ekoteologi kepada warga sekitar.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana implementasi teori ekoteologi yang dipelajari di kelas, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari visi STT IKSM Santosa Asih sebagai kampus yang menjunjung tinggi iman, ilmu, dan pengabdian. Melalui pendekatan kontekstual dan partisipatif, mahasiswa diajak untuk memahami relasi antara teologi dan tanggung jawab ekologis dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Warga menyambut baik kehadiran tim PKN dan menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala, bahkan diusulkan untuk menjadi program bulanan. Respons positif ini menjadi indikator keberhasilan pendekatan pelayanan yang dilakukan, sekaligus memperkuat citra STT IKSM Santosa Asih sebagai “Terang Dunia” yang aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial dan spiritual masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kampus kepada masyarakat luas, mempererat hubungan antara institusi pendidikan dan komunitas lokal, serta memperkuat nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi pendidikan di STT IKSM Santosa Asih.


Melalui kegiatan ini, STT IKSM Santosa Asih menegaskan peran strategisnya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang tidak hanya membentuk insan beriman dan berilmu, tetapi juga berkomitmen pada pengabdian nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Praktik kerja nyata ini menjadi wujud konkrit dari integrasi antara teologi, ekologi, dan pelayanan, sekaligus memperkuat identitas kampus sebagai terang dunia yang berdampak.
