Sentul, 30 Juni 2025 – Sekolah Tinggi Teologi Injili Keluarga Sion Mandiri (STT IKSM) Santosa Asih telah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Tahunan (Raker) untuk periode 2025-2026. Acara yang berlangsung pada tanggal 24-26 Juni 2025 di Sentul, Bogor, ini menjadi forum strategis bagi seluruh pimpinan, dosen, dan staf untuk mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya dan merumuskan program kerja yang inovatif demi peningkatan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan.
Pembukaan Raker diawali dengan laporan dari berbagai bidang, menyoroti capaian dan tantangan yang dihadapi. Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI), Dr.Yonas Muanley, M.Th memaparkan pentingnya penyusunan dokumen kebijakan, manual, standar, dan formulir mutu sebagai pilar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Target untuk penelitian dosen agar terindeks Scopus juga ditekankan. LPMI berencana melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) , meningkatkan rumusan akademik dengan model ABCD , serta memastikan dosen menjelaskan silabus/Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada pertemuan pertama. Pengadaan komputer dan anggaran fotokopi untuk LPMI juga menjadi perhatian.
Wakil Ketua I bidang Akademik Dr.Jelita Sihite, MA., M.Pd.K melaporkan beberapa evaluasi, termasuk RPS yang belum dikirimkan oleh dosen. Pentingnya pembuatan kerjasama bagi dosen yang mengajar di luar kampus dan penerbitan SK mengajar untuk pelaporan di PD Dikti juga dibahas. Kekurangan lima dosen, termasuk kebutuhan doktor untuk
homebase, menjadi agenda krusial. Bidang ini juga menekankan perlunya penerbitan SK Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) , alokasi anggaran penelitian sekitar Rp 11.000.000 , dan evaluasi kinerja mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan yang akan diserahkan kepada LPMI. Perbaikan
rundown akademik dan sosialisasi PkM kepada seluruh dosen juga menjadi prioritas. Untuk peningkatan literasi mahasiswa, diusulkan kelas tambahan satu kali seminggu selama dua jam.
Wakil Ketua II bidang Keuangan Dr.Abraham Sugio., M.Th., M.Pd.K memaparkan evaluasi terkait pemasukan yang belum konsisten karena keterlambatan pembayaran mahasiswa. Upaya menekan pengeluaran dan mengatasi permintaan diskon biaya perkuliahan menjadi fokus. Program kerja yang diusulkan meliputi peningkatan biaya kuliah , pembuatan kupon makan bagi mahasiswa yang telah melunasi pembayaran , dan pengaktifan poster
parents serta pencarian donasi untuk mendukung operasional. Upaya mencari orang tua asuh yang dapat menanggung 20% biaya pembayaran mahasiswa dan pembuatan kontrak kerja dengan gembala terkait bantuan dana mahasiswa juga menjadi agenda penting.
Dari sisi Kemahasiswaan, Wakil Ketua III Rina A Siahaan, M.Pd.K melaporkan bahwa 20 mahasiswa PPL akan segera kembali pada bulan Juni, dan terdapat 13 mahasiswa yang akan menjalankan pelayanan
weekend. Sebanyak empat mahasiswa masih dalam masa skorsing, dengan dua di antaranya akan segera selesai. Rencana
camping pada 29-31 Juli 2025 dengan 72 mahasiswa asrama, 20 mahasiswa PPL, dan 2 mahasiswa skorsing, dengan total biaya Rp 53.000.000, juga dibahas. Program kerja yang dicanangkan meliputi pembatasan dua mahasiswa per tempat pelayanan
weekend dan evaluasi laporan PPL mahasiswa untuk direvisi.
Perpustakaan Katji M. Naat,M.Pd.K , melaporkan kebutuhan penambahan kursi, pengecatan ruangan, dan sirkulasi peminjaman buku digital menggunakan
barcode. Programnya mencakup anggaran untuk buku digital dan fisik, target 50 buku per program studi setiap tahun, serta target 10.000 judul buku per tahun.
Bidang Pascasarjana Dr.Novalyn O.Tuegeh, M.Pd mengevaluasi penundaan tesis dan mendorong mahasiswa untuk mengikuti ujian tesis dan wisuda tahun ini. Programnya meliputi kewajiban dosen membuat jurnal dan anggaran toga S2 sebesar Rp 700.000. Program studi Doktor direncanakan dibuka pada bulan September.
Dalam laporan Pangkalan Data, ditekankan pentingnya dosen aktif meng-
upgrade SISTER dan melengkapi pengajuan jabatan fungsional. Dosen juga diwajibkan memiliki akun Google Scholar sebagai salah satu syarat.
Raker 2025-2026 ini menunjukkan komitmen STT IKSM Santosa Asih dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat tata kelola kelembagaan demi menghasilkan lulusan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.
