
Jakarta, 13–14 Juli 2026 — Sekolah Tinggi Teologi (STT) IKSM Santosa Asih menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kerja (Raker) Tahun 2026 sebagai forum evaluasi sekaligus penyusunan arah kebijakan dan program kerja institusi untuk tahun akademik 2026/2027. Kegiatan berlangsung di Aula IKSM STT IKSM Santosa Asih, Jakarta.
Raker Tahun 2026 mengangkat tema “Peningkatan Mutu Kinerja dalam Mewujudkan Kampus Berdampak.” Tema tersebut menjadi landasan bagi seluruh unsur pimpinan dan sivitas akademika untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi serta meningkatkan kontribusi kampus bagi gereja, masyarakat, dan dunia pendidikan.
Kegiatan Raker diawali dengan ibadah pembukaan dan pengarahan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan laporan kerja dari berbagai bidang. Agenda pembahasan meliputi bidang akademik dan Forlap, perpustakaan, kemahasiswaan dan pelayanan, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta Pascasarjana.
Dalam bidang akademik, Raker melakukan evaluasi terhadap capaian tahun akademik 2025/2026. Penerimaan mahasiswa baru angkatan 2025 mencapai 43 mahasiswa, sementara terdapat tiga mahasiswa yang mengundurkan diri. Di sisi penyelesaian studi, pelaksanaan sidang skripsi mencapai 9 dari target 13 mahasiswa dan ujian komprehensif mencapai 16 dari target 23 mahasiswa. Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk meningkatkan pendampingan akademik dan mempercepat penyelesaian studi mahasiswa.
Salah satu capaian penting bidang akademik adalah keberhasilan Program Studi S1 Pendidikan Agama Kristen memperoleh akreditasi “Baik Sekali”. Selain itu, proses akreditasi Program Studi S1 PKAUD dan S2 Teologi juga telah terlaksana. Raker selanjutnya menetapkan perlunya penguatan persiapan reakreditasi institusi dan Program Studi Magister Teologi.
Untuk tahun akademik 2026/2027, bidang akademik menetapkan sejumlah program strategis, antara lain peningkatan jabatan fungsional dosen, publikasi buku dan book chapter, persiapan reakreditasi institusi, persiapan reakreditasi Magister Teologi, serta persiapan pembukaan Program Studi Doktor (S3) Teologi dengan konsentrasi PAK, Teologi, dan Kepemimpinan. Institusi juga merencanakan rekrutmen profesor serta pengembangan Program Studi Sarjana baru dan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Raker menetapkan target penguatan penelitian kolaboratif dosen dan mahasiswa, penelitian antar-dosen, serta penelitian mandiri dosen. Masing-masing diarahkan menghasilkan publikasi ilmiah pada jurnal minimal SINTA. Selain itu, direncanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat kolaboratif dosen dan mahasiswa, PKM internasional, PKM mandiri, serta PKM kolaboratif antar-dosen.
Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) juga menjadi perhatian penting dalam Raker. Beberapa rencana yang ditetapkan meliputi pengiriman empat peserta untuk mengikuti pelatihan Auditor Mutu Internal, dengan prioritas Ketua Program Studi, pengembangan dan integrasi website SPMI dengan website resmi institusi, pengembangan website AMI, serta pendampingan konsultan SPMI. Pelaksanaan AMI juga ditegaskan harus menjaga prinsip independensi auditor.
Sementara itu, bidang Pascasarjana menetapkan sejumlah agenda pengembangan, antara lain penyempurnaan kalender dan kegiatan akademik, evaluasi kurikulum, penelitian dosen, persiapan borang Magister Teologi sebelum November 2026, studi banding dengan minimal dua STT atau lembaga sejenis, coaching clinic, PKM internasional, serta penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi lain.
Raker juga menghasilkan berbagai rencana pengembangan sarana dan prasarana, termasuk pengadaan perangkat teknologi informasi, sound system, televisi akademik, kamera digital, ruang micro teaching, ruang podcast, ruang Pascasarjana, ruang SPMI, ruang Satgas, dan ruang kesehatan. Penguatan sistem IT institusi juga diarahkan melalui pengembangan database IKSM dan sistem SIASA.
Seluruh rangkaian Raker menjadi momentum untuk menyatukan komitmen pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan unit kerja dalam meningkatkan mutu kinerja institusi. Laporan Raker menegaskan bahwa keberhasilan program kerja tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada komitmen, integritas, kolaborasi, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut yang berkelanjutan.
Melalui Rapat Koordinasi Kerja Tahun 2026 ini, STT IKSM Santosa Asih meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, sumber daya manusia, kemahasiswaan, serta kerja sama. Seluruh program yang telah dirumuskan diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kampus yang bermutu, unggul, adaptif, dan berdampak bagi gereja, masyarakat, bangsa, serta dunia pendidikan.
